wonderful Indonesia

for you who haven’t went to Indonesia, please think again because Indonesia is more beautiful than you think before.. lets check it out!

telaga warna dieng
kawah putih dieng

telaga warna

sunrise on the rooftop Dieng Plateau
.cheers.up.1718

some of temple in Dieng Plateau
.cheers.up.1735

candi dieng

the most place to visit in Central Java, Borobudur Temple
borobudur temple

the mix of culture, tradisional music and the palace, here is the corner of Keraton Yogyakarta
.cheers.up.1799

the tradisional dancer comes from Central Java
.cheers.up.1800

Strong 6.1 magnitude earthquake strikes Indonesia: 3 dead, scores injured

Originally posted on The Extinction Protocol :

Indonesia July 2 2013July 2, 2013INDONESIASoldiers, police and volunteers fanned out across an earthquake-damaged region of western Indonesia on Wednesday, scouring the debris of fallen homes and landslides for possible victims of a temblor that killed at least 29 people and injured hundreds. The magnitude- 6.1quake struck Tuesday afternoon at a depth of just 10 kilometers (6 miles) and was centered on the far western tip of Sumatra island in Aceh province. Twelve people were killed and 70 others were injured by a landslide or collapsing buildings in Bener Meriah district, said Sutopo Purwo Nugroho of the National Disaster Mitigation Agency. Fauzi, head of the local mitigation agency, said about 600 houses and building were damaged in the district, where many residents were still staying in tents outside their homes. “What we need right now are tents, since many people prefer to stay outside,” said Fauzi, who like…

View original 171 more words

Largest sub-glacial flood ever recorded, leaves massive ice crater in Antarctica ice sheet

Originally posted on The Extinction Protocol :

July 2, 2013ANTARCTICAScientists have seen evidence for a colossal flood under Antarctica that drained six billion tonnes of water, quite possibly straight to the ocean. The cause is thought to be a deeply buried lake that suddenly over-topped. Satellites were used to map the crater that developed as the 2.7 km-thick overlying ice sheet slumped to fill the void left by the escaping water. The peak discharge would have been more than double the normal flow rate of London’s River Thames, researchers say. The location of the flood was Cook Sub-Glacial Lake (SGL) in the east of the continent, and the event itself occurred over a period of about 18 months in 2007-2008. It was detected and described using a combination of data gathered by the now-retired US Icesat mission and Europe’s new Cryosat platform. The American spacecraft’s laser altimeter first noted a drop in the…

View original 369 more words

Ecosystem crisis: Bees dying by the millions in Canada – cause unknown

Originally posted on The Extinction Protocol :

July 2, 2013ELMWOOD- Local beekeepers are finding millions of their bees dead just after corn was planted here in the last few weeks. Dave Schuit, who has a honey operation in Elmwood, lost 600 hives, a total of 37 million bees. “Once the corn started to get planted our bees died by the millions,” Schuit said. He and many others, including the European Union, are pointing the finger at a class of insecticides known as neonicotinoids, manufactured by Bayer CropScience Inc. used in planting corn and some other crops. The European Union just recently voted to ban these insecticides for two years, beginning December 1, 2013, to be able to study how it relates to the large bee kill they are experiencing there also.Local grower Nathan Carey from the Neustadt, and National Farmers Union Local 344 member, says he noticed this spring the lack of bees and…

View original 553 more words

Pesona El Nido yang Begitu Memukau

Pesona El Nido yang Begitu Memukau

El Nido, daerah terlindungi paling utara Palawan, dikenal berkat beberapa titik wisata terbaiknya, sekaligus karena sejarahnya yang menarik. Para wisatawan datang untuk menikmati pantai-pantai terindah, hutan bakaunya yang luas, dan suasana kelautan yang beraneka ragam. Fosil-fosil berusia ribuan tahun dengan … Continue reading

iPhone 5S Diprediksi Akan Dirilis 20 September

TEMPO.CO, California - Apple diprediksi akan merilis iPhone 5S pada 20 September 2013, menurut spekulasi Dave Smith, pengamat teknologi.

Ia berasumsi bahwa perilisan sistem operasi iOS7 akan mengikuti pola iOS6. Sistem operasi itu diluncurkan 100 hari setelah pengumumannya. Maka iOS7 diperkirakan akan diluncurkan pada 18 September 2013.

 

Menurut Smith, iPhone 5S akan diluncurkan 2 hari berikutnya setelah iOS7 dirilis. Sebab, iPhone 5 diluncurkan 2 hari setelah peluncuran iOS6. Apple kerap kali mengikuti peramalan angka, maka hal ini cocok dengan perhitungan Smith.

 

Sedangkan rumor besar tentang iPhone 6 yang disebut-sebut iPhone versi murah dan tipis, diprediksi akan dirilis pada seminggu atau 2 minggu berikutnya. Dengan asumsi bahwa rumor itu memang benar dan foto-foto iPhone 6 yang telah tersebar, masuk akal jika peluncuran iPhone 6 diprediksi pada 27 September atau 4 Oktober 2013.

Jenis – Jenis Polietilen Glikol ( PEG ) dan Kegunaannya.

 Polietilen Glikol  ( PEG )

          Banyak orang menulis tentang Poli Etilen Glikol (PEG) atau disebut juga Polietilen oksida ( PEO ) dan Polioksi Etilen ( POE), tetapi kebanyakan situs yang ada isinya ya itu-itu juga. Nah tulisan ini mengupas sisi lain dari PEG dari sisi farmasi yang saya ketahui sebagai seorang apoteker. So bagi teman-teman yang masih kuliah dan seorang formulator dipabrik farmasi, semoga tulisan ini memberi wawasan yang lebih tentang PEG dari apa yang dipelajari di bangku kuliah.

          Pertama kita harus tahu terlebih dahulu apa itu PEG. Secara definisi PEG adalah suatu polimer yang terdiri dari beberapa ikatan monomer. Mononer itu sendiri secara bahasa (1) adalah suatu senyawa yang dapat dipolimerisasi 

 Image
          Sedangkan menurut kamus kesehatan (2), Monomer adalah molekul sederhana dan kecil yang menjadi penyusun molekul dan senyawa yang lebih besar dan kompleks. Menurut wikipedia indonesia (3) Monomer berasal dari bahasa Yunani mono “satu” dan meros “bagian”) adalah struktur molekul yang dapat berikatan secara kimia dengan monomer lainnya untuk menyusun molekul polimer yang panjang dan berulang-ulang. Monomer dapat berupa hidrokarbongulaasam amino, atau asam lemak.

          Sedangkan Polimer adalah molekul raksasa (makromolekul) yang merupakan gabungan dari monomer – monomer. Polimer mempunyai massa molekul relatif yang sangat besar, yaitu sekitar 500-10.000 kali berat molekul unit ulangnya. istilah polimer berasal dari bahasa yunani, polys = banyak dan meros = bagian, yang berarti banyak bagian atau banyak monomer. Gabungan monomer ini dapat berupa ikatan lurus atau bercabang. Masih inget kan bentuk ikatan ini???

 
Penggolongan polimer berdasarkan asalnya :
  1. polimer alam                    : yang berada dialam dan berasal dari mahkluk hidup
  2. polimer sintesis / buatan : polimer yang tidak terdapat di alam dan harus dibuat terlebih dahulu oleh manusia.         

         Polietilen glikol (PEG) termasuk kedalam golongan polimer sintesis. PEG mempunyai kelarutan yang baik dalam air dan kesamaan secara struktur kimia karena adanya gugus hidroksil primer pada ujung rantai polieter yang mengandung oksietilen (-CH2-CH2-O- ). PEG mempunyai sifat stabil, mudah larut dalam air hangat, tidak beracun, non-korosif, tidak berbau, tidak berwarna, memiliki titik lebur yang sangat tinggi (580°F), tersebar merata, higoskopik ( mudah menguap ) dan juga dapat mengikat pigmen. Pemerian PEG berupa putih seperti lilin yang menyerupai paraffin. Berupa bentuk padat dalam pada suhu kamar,mencair pada suhu 104°F, memiliki berat molekul rata-rata 1000.(4)

 

           PEG ini banyak sekali manfaatnya dalam kehidupan sehari hari-hari kita seperti campuran cat, tinta, kosmetik, perlengkapan mandi, industri kertas, kulit, karet dll. Tapi untuk bahasan kali ini kita fokuskan kepada manfaatnya di dunia kefarmasian. 

           Dalam dunia farmasi, PEG ini digunakan untuk melarutkan obat-obat ( zat aktif / active pharma ingredient / API ) yang tidak larut dalam air. Pengunaan PEG sebagai pelarut juga dapat meningkatkan distribusi ( penyebaran ) obat didalam tubuh manusia. Lalu kenapa kok bisa meningkatkan distribusi obat dalam tubuh manusia.

           Tenang-tenang, sabar jawabannya ada dibagian bawah artikel ini. Pertama-tama kita harus mengetahui dulu berbagai jenis-jenis PEG yang ada dipasaran yang biasa digunakan dalam dunia farmasi. PEG ada yang berupa cairan maupun padat tergantung dari berat molekul (BM) dari PEG itu sendiri. 

          Semakin besar nilai BM PEG makan akan semakin padat PEG tersebut dan sebaliknya. PEG berdasarkan berat molekulnya dibagi menjadi:PEG 200, 400, 600, 1000, 1500, 1540, 3350, 4000, 6000, 8000 dan diatas 100.00 sampai dengan 300.000. PEG dengan BM dibawah 1000 beruapa cairan jernih tidak berwarna, PEG dengan BM 1000-1500 berupa semi padat. PEG 3000-20.000 berupa padatan semi kristalin. diatas 100.000 berupa resin pada suhu kamar. So PEG semakin meningkat kekerasannya dengan bertambah besarnya BM.

          Umumnya PEG dengan bobot molekul 1500-20000 yang digunakan untuk pembuatan dispersi padat. Sedangkan Untuk PEG dibawah 1500 digunakan dalam dispersi cair. (Leuner and Dressman, 2000; Weller, 2003)
       
          Nah jawaban kenapa PEG dapat meningkatkan kelarutan obat dikarenakan sifat PEG yang sangat efektif dilingkungan yang berair dan membentuk dua fase sistem polimer yang berbeda. Ketika PEG melekat pada molekul polimer lain dapat mempengaruhi sifat kimia dan kelarutan molekul obat sehingga mudah larut dalam cairan tubuh. Jika obat mudah larut dalam cairan tubuh, maka otomatis obat akan terdistribusi secara merata dalam tubuh.( 5 ).

          Dalam farmakokinetik PEG ini berfungsi untuk meningkatkan absorpsi dan disolusi suatu zat aktif yang sukar larut dalam air. Obat-obat yang mempunyai kelarutan kecil dalam air, laju pelarutan sering kali merupakan tahap yang paling lambat, oleh karena itu mengakibatkan terjadinya efek penentu kecepatan terhadap bioavailabilitas obat. Tahap yang paling lambat didalam suatu rangkaian proses kinetik disebut tahap penentu kecepatan (rate-limiting step) (Shargel et al., 1999).

 

           Beberapa penelitian telah membuktikan kegunaan PEG ini. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Universitas Andalas menunjukkan bahwa penggunaan PEG 6000, dapat meningkatkan disolusi Griseofulvin dalam bentuk dispersi padat dalam bentuk sediaan padat/tablet. ( 6 ). Begitu pula penelitian oleh peneliti UGM yang menunjukkan bahwa absorpsi Piroksikam dalam meningkat dengan penambahan PEG 400 dengan campuran dengan tween 80 dalam sedian dispersi cair (7)
           
          Penjelasan saya diatas memperlihatkan kegunaan yang begitu luas dari Polietilen Glikol ( PEG ) ini. So buat mahasiswa yang sedang dalam penelitian dalam membuat formulasi yang zat aktifnya sukar larut dalam air dapat menggunakan PEG dalam formulasinya sesuai dengan jenis sediaan yang akan dibuat, maupun para formulator yang ada di pabrik-pabrik farmasi di indonesia khususnya , maupun di luar negri.

semoga artikel ini bermanfaat.

:)